-Tv 0nline-

Search This Blog

Followers

Chat B0x


ShoutMix chat widget
Purple Lollipop

^Calendar+Clock^

About Me^^

Archive Bl0g

Saturday, 17 April 2010

Teknologi Light Peak, Siap Gantikan Port USB 3.0



Intel melihat perangkat barunya yang bernama teknologi Light Peak, yang digunakan untk menghubungkan banyak device dengan kabel optic. Teknologi ini menurut Intel berpotensi menjadi pengganti USB 3.0, yang berarti akan menghilangkan kebutuhan akan penggunaan port yang biasa ada di banyak gadget sekarang ini. Teknologi Light Peak ini sudah diumumkan Intel sejak tahun lalu, dan menurut senior Intel, Kevin Kahn dalam IDF di Beijing, Intel akan memproduksi teknologi ini di akhir tahun 2010 dan berharap banyak partner yang dapat membantu penjualannya.

Namun, kecenderungan trend kabel optic ini yang tanpa listrik ini dapat memberikan manfaat bahwa kabel optic yang terpisah juga support untuk berbagai protocol, diantaranya untuk USB dan Serial ATA, ungkap Justin Rattner, kepala Intel Labs. Light Peak dapat menjalankan multi protocol di waktu yang sama dan lebih dari satu line, sehingga semua data untuk kabel yang terpisah dapat berjalan di satu kabel Light Peak. Intel menjelaskan, tidak ada konflik antara kedua teknologi, yakni Light Peak dan USB. Intel melihat Light Peak merupakan pelengkap dari USB 3.0, karena Light Peak membuat USB dan protocol lain dapat berjalan bersama di satu kabel yang panjang dan berkecepatan tinggi di masa mendatang, tambah Kahn.

Menurut Kahn, Light Peak dapat mentransfer data dengan kecepatan 10Gbps atau cukup cepat untuk mengirim film Blu-ray dalam waktu setengah menit. Light Peak dapat ditancapkan di laptop melalui sebuah port USB 3.0 dengan komponen tambahan untuk menerima sinyal optic. Menurut Kahn, USB 3.0 menjadi tempat yang pas untuk Light Peak karena tidak memerlukan lagi port Light Peak, terutama untuk penggunaan di computer portable. Sementara USB 3.0, versi baru dari USB masih lebih lambat ketimbang Light Peak dengan rate sinyal 5Gbps, tapi lebih cepat dibanding versi USB sebelumnya.
read more...

Kacamata 3D ViewSonic Terintegrasi Proyektor DLP Link 3D

Teknologi yang mengusung tampilan 3D telah berkembang pesat dan telah menjadi fenomena tersendiri akhir-akhir ini. Mengingat suguhan yang berbeda dari biasanya tersebut, membuat teknologi yang satu ini menjadi hal yang banyak dicari.

Berkaitan dengan itu, baru-baru ini telah hadir perangkat kacamata Active Stereographic 3D Shutter besutan dari ViewSonic di pasaran. Perangkat ini ternyata dirancang untuk digunakan dengan perangkat proyektor DLP Link 3D-ready buatan ViewSonic. Kacamata 3D ini menawarkan jarak penggunaan yang efektif sejauh 50 kaki, tingkat kontras rasio 1000:1 dan LCD shutter jenis TN.

Selain itu, ViewSonic PGD-150 ini dibuat dengan menggunakan bahan plastik tahan lama, dan dirancang tahan air dan tahan debu. Kacamata ini membutuhkan dua baterai CR2032 untuk pengoperasiannya, yang mampu bertahan jika dipakai hingga 70 jam secara terus menerus. Bagi yang ingin merasakan pengalaman dan sensasi 3D, dapat melakukan pemesanan perangkat tersebut pada situs Amazon dengan kisaran harga sebesar 89 USD atau sekitar 890 ribu rupiah per unitnya. Nah, Anda berminat memilikinya?
read more...